wanita-tidak-boleh-berkhotbah

Bolehkah wanita berkhotbah ?

Dengan banyaknya kontradiksi antara wanita dan peranannya dalam gereja, sempat muncul pertanyaan, Bolehkah wanita berkhotbah ?

Apakah wanita tidak boleh mengajar laki-laki?

Benarkah wanita tidak diperbolehkan untuk menyampaikan Firman Tuhan di Gereja?

Beberapa orang akan bilang, ‘Jelas jawabannya, wanita tidak boleh berkhotbah!’. Mau tau dari mana ayatnya ?

Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri — 1 Timotius 2:12.

Oh.. ok.. Apakah benar Rasul Paulus, si penginjil Kasih Karunia itu, memberikan perintah kepada Timotius muridnya untuk melarang perempuan berkhotbah ?

Disini, saya tidak ingin menggugat kedudukan saya sebagai wanita, untuk tunduk kepada suami saya. Dan sebaliknya kewajiban suami juga untuk tunduk kepada istri seperti yang dituliskan dalam Efesus 5:21.

Saya juga bukan murid sekolah Alkitab, namun pikiran awam saya jadi bertanya-tanya. Jika 1 Timotius 2:12 dijadikan dasar bahwa wanita tidak boleh berkhotbah/mengajar di gereja. Kenapa ayat di atasnya yaitu ayat 9, tidak diaplikasikan dalam kehidupan wanita?

Let’s check what I’ve found regarding this matter.

Peranan wanita setelah Perjanjian Baru

Wanita-mengajar-di-gereja
Photo by Abel Tan Jun Yang from Pexels

Salah satu pengajar Hermeneutika (ilmu yang mempelajari penafsiran dalam Alkitab) dalam blognya menjelaskan dengan gamblang bagaimana banyak orang telah salah dalam ‘menangani’ ayat ini. Saat kita membaca suatu ayat dalam Alkitab, untuk mengerti apa maksud dari ayat tersebut, banyak hal yang harus dipelajari.

Diantaranya adalah, ditujukan pada siapa ayat tersebut, pada tahun berapa ayat itu ditulis, bagaimana budaya penduduk saat itu, apa yang menjadi pencetus saat ayat tersebut ditulis.

Mari kita jawab pertanyaan-pertanyaan diatas.

Ayat itu ditujukan pada siapa ?

Di ayat ke 12, Paulus sedang memberikan penjelasan kepada anak didiknya Timotius, tentang tata-cara beribadah. Karena Timotius adalah Seorang Gembala.

Pada Tahun berapa Ayat tersebut ditulis ?

Menurut Wikipedia, Surat Pertama Paulus untuk Timothy ditulis ditahun 58 atau 59.

Bagaimana budaya Penduduk saat itu ?

Saya membaca banyak komentar di Blue Letter Bible, dan tidak menemukan latar belakang penduduk saat itu.

So, I search the Net, and here is what i found :

Penduduk Efesus tempat dimana Timotius menggembalakan jemaatnya, saat itu sedang menghadapi hasutan dari Aliran Kepercayaan Gnostik .

Apa yang menjadi pencetus ayat tersebut ditulis ?

Dalam bukunya  I Suffer Not a Woman: Rethinking I Timothy 2:11-15 in Light of Ancient Evidence, Kroegers menjelaskan, bahwa Paulus menulis ini untuk melawan benih bid’ah Gnostik yang terjadi di gereja pada abad pertama.

Bukannya untuk menyatakan bahwa wanita, tidak boleh memiliki posisi sebagai guru di antara umat Allah.

Kroeger memberikan bukti fantastis mengenai agama misteri,
permulaan pemikiran Gnostik, dan jalinan mitologi Yunani dengan mitos penciptaan Kitab Suci.

Dengan memberikan wawasan ini, Richard Kroeger dan Catherine Kroeger, memberikan kita pengertian bahwa Paulus berusaha untuk melawan ajaran beberapa orang (di gereja di Efesus) saat memberikan arahannya di I Timotius.

Penafsiran bahwa Paulus menyarankan agar wanita tidak boleh memiliki tempat kepemimpinan dalam komunitas Kristus yang telah ditebus.

Tentu saja tidak sesuai dengan ajaran dari surat-surat lain oleh Paulus dan fakta bahwa dia bermitra dengan banyak wanita, saat mengajar Injil.

Lihat Phoebe yang menjadi Diaken di Kengkrea, Lidia dari Tiatira.

Dalam perjanjian lama, kita juga bisa melihat Miriam memimpin bersama 2 orang saudaranya Musa dan Aaron, dan Deborah menjadi hakim di Israel.

Kesimpulan

Sebagai orang awam, saya tahu Tuhan saya adalah Tuhan yang adil dan tidak membeda-bedakan keselamatan dan berkat antara pria dan wanita.

Saya yakin Paulus, hamba-Nya yang diselamatkan oleh Kasih Karunia, tidak akan melarang wanita yang benar dan mengerti Firman Tuhan, untuk berbicara, bersaksi, bernubuat atau memimpin di dalam institusi Gereja.

Thank God, that our Church didn’t buy this doctrine.

 

Jangan biarkan 1 Tm 2:12 menghalangi jalanmu. Keep on preach the good news. If God is for us, who can be againts us.

 

Anyway, this is for another case . Jika saat ini kamu ‘hanya’ IRT yang tinggal dirumah, jangan kamu berpikir bahwa menjadi ibu rumah tangga, adalah pekerjaan rendahan, karena tidak termasuk dalam kepemimpinan.

Buka 1 Tesalonika 2:7, ayat yang akan menguatkan pelayanan dalam keluargamu, mama.

 

Related Post

Cara untuk mencapai kehidupan yang memuaskan   Apakah kamu salah satu dari manusia yang pernah berpikir, adakah kehidupan yang benar-benar memuaskan? Kamu sering berandai-andai, kalau saj...
Surat untuk aku Dalam perjalananku ditemukan oleh kasih karunia, aku membuat surat. Sebagai pengingat untukku pribadi, bahwa yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yan...
Buang Kekhawatiran dengan Meditasi Mazmur 23 : Tuh... Untuk bisa memahami  TUHAN ADALAH GEMBALAKU, pertama kita harus mengerti apakah gembala itu. Siapa yang mengucapkan. Untuk siapa ayat ini di tulis. Ka...
Saat kehidupanmu kehilangan fokus Menurut KBBI kata fokus bisa dijelaskan sebagai pusat. Memfokuskan berarti memusatkan perhatian, pembicaraan, pandangan, dsb pada ...  Apakah kehidupa...
Benarkah Yesus Satu-satunya Jalan kesurga? Dengan banyaknya pernyataan dari orang Kristen bahwa Yesus satu-satunya jalan kesurga. Pernakah kamu mempertanyakan hal itu? Benarkah Yesus satu-satun...

4 thoughts on “Bolehkah wanita berkhotbah ?

  1. dgn melihat begitu banyak Ibu” Pendeta & Pembicara wanita di seluruh dunia, itu sudah bisa memberikan jawaban dgn jelas.
    Waktu YESUS naik ke Sorga, Dia berpesan kpd semua org yg mengikutiNya : “Pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu, dan Babtislah mereka dalam Nama BAPA dan ANAK dan ROH KUDUS, dan Ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yg telah Ku perintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, AKU menyertai kamu senantiasa sampai kepada akrhir zaman. (Mat.28:19-20)

    1. Betul kak.
      Puji Tuhan banyak yang sudah sudah dibukakan.

      Walaupun, sampai saat ini, masih banyak gereja yang melarang wanita untuk berkhotbah di kebaktian umum.

  2. wah ulasannya menarik mbak tentang kesetaraan antara laki-laki dan perempuan 🙂 saya jadi belajar juga nih dan punya wawasan baru tentang Kristen. thanks for sharing ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.