Kamu-bisa-belajar-apa-saja

Kamu bisa belajar apa saja, di mana saja

Beberapa hari yang lalu, aku dan anak pertama ku bercakap-cakap, mengenai kemajuannya dalam belajar biola.

Dari yang tidak bisa membaca not balok, sekarang jadi bisa.

Dari yang tidak bisa memegang bow sekarang sudah bisa memainkan twinkle-twinkle little star.

Kezia : ‘Ceca bersyukur ma, sekarang ceca sudah bisa main biola. Bulan pertama ceca awal latihan, Ceca maleeees banget, berangkat les. Abis Ceca takut disuruh pemanasan, padahal Ceca belum bisa. Tapi karena sekarang Ceca udah bisa, Ceca jadi semangat untuk belajar biola’

Cerita Mama

Mama, juga pernah di posisi Ceca. Saat itu mama kelas 2 SMP, usia mama 12 thn. Pindah sekolah dari kampung di Cirebon ke Bogor. Mama disuruh les Bahasa Inggris sama Nenek (ibunya mama). Mama belum pernah tau apa itu bahasa Inggris.

Semua teman di tempat les mama sudah jago, saat itu mama baru kenal yang namanya bahasa inggris.

Saat quick test, teman-teman dapat nilai 8 atau 9, nilai mama 2. Mama membandingkan diri mama dengan teman-teman mama, yang membuat mama merasa bodoh, dan mama malu dengan kebodohan mama.

Sekarang mama baru tau, yang mama lakukan itu salah.

Jangan Pernah membandingkan diri kamu dengan orang lain. Hanya bandingkan diri kamu dengan dirimu sendiri. Yang tadinya kamu tidak bisa menjadi bisa.

Yang kamu perlu waspada adalah, jika tadinya kamu bisa, lalu kamu menjadi tidak bisa, itu namanya kemunduran. Biasanya karena kamu jarang melatih nya.

Tidak ada kata bodoh dalam kamus manusia yang selalu berkembang.

Kamu bisa belajar apa saja, di mana saja

 

Belajar-apa-saja-dimana-saja
Photo by Tirachard Kumtanom from Pexels 

Tidak ada satu pun manusia terlahir pintar.
Bayi belajar untuk bicara, melangkah, berlari.
Anak-anak belajar untuk membaca, menulis, berhitung.
Kemampuan untuk belajar adalah anugerah yang Tuhan berikan untuk manusia.

Ada proses yang harus di lalui
Dari tidak tahu, sampai menjadi tahu
Dari tidak bisa, menjadi bisa

Kesulitan, Kegagalan, kebingungan, frustrasi, putus asa, keinginan untuk berhenti, dapat termasuk didalam proses belajar.

Ambil waktu istirahat
Dan mulai kembali

Karena seni seindah apapun, pelajaran sesulit apapun, dibangun diatas ide dasar bahwa semua orang bisa belajar dan mengerti.

Satu hal yang perlu kamu ketahui, Kamu bisa belajar apa saja.

Dan tempat belajar bukan hanya di sekolah
(berusaha untuk tidak menulis kan kalimat terakhir ini, but i failed)

Produk Sekolah Yang Gagal

Gagal-dan-coba-lagi
Picture by Estée Janssens

Produk sekolahan

Sekolah selama 12 tahun hanya untuk lulus, tanpa mengerti potensi diri.

Sejak kecil aku sangat suka menulis dan bercerita. Namun saat itu aku tidak mengerti, kalau apa yang aku sukai bisa dijadikan mata pencaharian. Karena lingkungan keluarga yang ku kenal profesi nya sebagai Pengacara maka aku ingin menjadi Pengacara.

Pilihan Kedua, aku ingin menjadi Polisi. Karena menurut aku profesi Polisi itu Keren. Bisa menangkap penjahat, jadi membantu dunia menjadi lebih baik.

Kedua keinginanku itu, tidak sesuai dengan tujuan yang di inginkan oleh orang tuaku. Ibu ku hanya mau membiayai kuliah ku jika aku masuk seminari. Aku yang pemberontak, langsung saja tidak menerima nya, dan memutuskan untuk tidak kuliah.

Drop out Kuliah

Bertahun kemudian aku kuliah di jurusan yang aku suka, dan menemukan bahwa apa yang aku pelajari di universitas sudah aku dapatkan dari lingkungan kerjaku.
Lalu untuk apa aku melanjutkan, jika hanya untuk dapat Ijazah atau gelar S1?

Untuk aku, Ijazah tidak menunjukan kemampuan.

Seriously, i found many graduates degree, do not have skill to enter workplace.

I rather work with high school graduate who have the ability to learn,
rather than with graduates who are boosting with their diploma.
But when i ask them to do basic Vlookup and Hlookup, they jaw was open for they not know what it is.
And not willing to learn new skill to complete their job.

Aku suka belajar, manusia tidak akan pernah berhenti belajar sampai nanti dia kembali ke surga. Kebanyakan aku belajar secara autodidak.  Setelah aku mengetahui apa yang ingin aku pelajari, lalu aku mencari tahu bagaimana cara aku bisa mempelajari hal itu, mulai belajar dan langsung praktek.

Bagaimana cara belajar apa saja, dimana saja

1. Tetapkan tujuan

Pikirkan apa yang ingin dipelajari. Setelah kita menetapkan apa yang ingin dipelajari, kita juga harus tau bahwa otak manusia itu mudah untuk ter alihkan. Saat kita sudah ambil keputusan untuk mempelajari 1 hal, bisa jadi setelah melihat teman/orang lain yang sukses di hal lain, membuat kita ingin pindah haluan.

Disini lah pentingnya untuk fokus pada tujuan yang sudah ditetapkan.
Dan kabar positifnya, otak kita bisa dilatih. Sama seperti bermain gitar, semakin sering kita berlatih, jari-jari kita akan dapat memetik gitar secara alami, (seakan) tanpa perintah dari otak.

Then, train your brain to focus.

2. Cara untuk mencapai Tujuan

Cari tahu cara untuk bisa mempelajari hal yang ingin dipelajari. Mau yang berbayar atau gratis? Dengan cara online atau offline? Autodidak atau melalui lembaga?

Aku hanya mau mengingatkan bahwa kepintaran adalah ilusi. Kepintaran bukan hanya milik para genius. Dan keberhasilan bukan hanya milik orang pintar.

Albert Einstein tidak langsung menemukan rumus E=mc2 . Sampai umur 3 tahun dia tidak bisa bicara, baru bisa membaca di usia 7th, salah satu gurunya mendeskripsikan dia sebagai ‘anak yang lambat berpikir, tidak bisa bersosialisasi, dan selamanya terpaut pada mimpi-mimpi yang bodoh.

3. Keinginan untuk menunda atau berhenti

Minggu-minggu awal mempelajari hal baru adalah perjuangan yang berat. Sulitnya mempelajari hal baru, apalagi jika ditambah tidak ada orang yang mendukung. Sangat mungkin untuk membuat seseorang kehilangan motivasi.

Sudah coba Teknik Podomoro?

Cara menggunakan teknik Podomoro adalah : Kamu fokus belajar/bekerja/latihan selama 25 menit, lalu beri dirimu istirahat selama 5 menit. Jika sebelum 25 menit itu habis, ada yang meng-interupsi, maka dianggap void alias gagal. Untuk itu, kamu perlu ulangi lagi dari awal.

Tetap bertekun dan tabah.
Ketekunan agar kamu bisa menjalani hari-hari yang mungkin membuat kamu bosan karena kamu belum menemukan hal yang menarik, dari hal baru yang kamu pelajari.
Ketabahan agar kamu bisa menghadapi kesulitan yang mungkin membuatmu berpikir untuk pergi dan menyerah.

4. Take a rest, it’s a must.

Istirahat

Belajar… Bisa sangat membosankan, memberikan tekanan, menciptakan stress.
Di sinilah diperlukan istirahat.
Istirahat bagus untuk menyegarkan pikiran. Dan saat pikiran mu segar, otak mu siap menerima pelajaran/ilmu/keterampilan baru.

 

5. Praktek.. Praktek… dan Praktek

Semakin banyak praktek yang di lakukan dari keterampilan baru yang sudah dipelajari, membuat kita semakin mahir. Jika dalam praktiknya kita mengalami kegagalan, then get up and do it again.

Jangan jadikan kegagalan sebagai momok yang menakutkan
Jangan jadikan kegagalan sebagai alasan untuk berhenti.
Rubah pola pikirmu dan jadikan kegagalan sebagai hal yang biasa.

Jika seorang bayi tidak mau bangun lagi setelah dia jatuh, dia tidak akan pernah bisa berjalan.

Baca cerita orang-orang yang sudah pernah mengalami kegagalan dan berhasil melewatinya.

Proses aku belajar apa saja, di mana saja :

Tahun 2010 Aku tidak tau apa-apa tentang Ekspor-Import. Bekerja sebagai staff keuangan di perusahaan jasa ekspor/impor, membuat aku ingin belajar lebih dalam tentang ini.

Tahun 2011 Lahir anak kedua

Tahun 2012 Belajar untuk persiapan ujian sertifikasi Ahli Kepabeanan.

Tahun 2013 Kuliah di Jurusan Manajemen Transportasi Laut dan memutuskan untuk keluar di semester ke 2. Mengenal dan mulai belajar tentang kasih karunia Tuhan

Tahun 2014 Mengalami perubahan pola pikir. Marriage restoration.

Tahun 2015 Nonton JP 3X sehari, main COC (Clash Of Clan) tiap hari. Lulus Introduction to Conversational English di Alison. Ikut test Duolingo English Fluency : Level Intermediate.

Tahun 2016 Mulai Unschooling,  Menjadi Manager Operasional di Perusahaan jasa Ekspor Import. Ikut test Duolingo English Fluency : Level Advance. Belajar & bikin website. Lulus E-BSI Export Academy : Introduction to Exporting. Belajar Alkitab di Dallas Theological Seminary.

Tahun 2017  Mendaftar adsense dan disetujui. Belajar Internet Marketing, Belajar Coding, Belajar bahasa Jerman di DuoLingo.

Tahun 2018 Mulai kerja di rumah. Belajar sama anak-anak.

Related Post

Baca : 9 Alasan Absurd !! Jangan Pilih Homeschooli... Apakah kamu sedang memikirkan untuk memulai Homeschooling? Jika iya, kamu berada di tempat yang tepat. Karena, bukan cuma keunggulan, homeschool...
7 Tips Emak Kantoran: Homeschooling dan Orang Tua ... Homeschooling dan orang tua bekerja. Banyak keragu-raguan yang muncul dan pertanyaan di topik ini. Jika saat ini ada ibu/bapak yang sedang memikirkan ...
Nasihat Ayah : Persamaan Batu dan Nilai kehidupan Suatu hari, seorang anak bertanya kepada Papa nya, "Apakah nilai kehidupan ini?" Bukannya menjawab sang anak, papa nya malah memberikan sebuah batu k...
Kursus Masak untuk Anak di STP Sahid Roxy Memasak adalah salah satu life skill yang harus dimiliki oleh anak-anak. Saat mama yang tidak jago memasak ini, mempunyai anak yang tertarik untuk men...
Review Gitar Klasik Valencia untuk Anak 6 Tahun Saya sudah pernah menuliskan keuntungan memainkan alat musik untuk anak, dari pada sekedar mendengarkan musik. Setelah mengetahui hal ini, saya...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.