Tugu-selamat-datang-gunung-halimun

Camping Di Gunung Bunder

Ketularan virus camping dari emaknya, kiddos jadi suka untuk isi liburan dengan camping. Libur natal tahun 2016, kami pergunakan untuk camping di Gunung Bunder, bisa disebut juga Gunung Salak Endah. Kegiatan Camping ini termasuk dalam kurikulum homeschooling kami.

Setelah selesai ibadah natal, kami langsung bersiap untuk berangkat. Dari wilayah Tanjung Priok sekitar jam 7 sore, perjalanan dari Jakarta sampai tol Jagorawi lumayan lengang. Karena aku pikir Gunung Halimun itu ada di Sukabumi, maka kami keluar tol Sukabumi.

Ehh.. sesampainya di pintu keluar Ciawi, buanyak kendaraan menumpuk dan antri, sepertinya mau liburan di Puncak. Google Maps mengarahkan kami kembali untuk masuk tol Bogor, akhirnya kami sampai di TKP pukul 12 malam.

Camping Ground Curug Cihurang

Kami masuk melalui  pintu Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Bayar tiket masuk 50rb untuk mobil dan 5 orang didalamnya. Jalanan di depan kami gelap dan penuh lubang, aku sempat mengira kami nyasar di hutan. Ternyata setelah melalui jalanan rusak kurleb 2 km camping  ground pertama mulai kelihatan.

Ada banyak camping ground di gunung bunder, setelah kami liat tidak ada yang menarik di Buper tersebut, kami pun melaju. Tidak jauh ada camping ground ke dua, yaitu Camping Ground Curug Cihurang. Mendengar gemricik air terjun dari pintu masuk, kami pun memutuskan untuk pasang tenda di tempat tersebut. Dari tempat parkir kendaraan menuju camping ground tidak terlalu jauh, jaraknya sekitar 50m.
Camping-Ground-Curug-Cihuranng

 

Tengah malam kami pasang tenda Consina Magnum 4. Kiddos belajar untuk mendirikan tenda yang memang tidak mudah, namun dengan kerja sama tenda kami berdiri juga. Consina Magnum 4 idealnya dipergunakan untuk 4 orang. Namun, saat itu kami berlima tidur tanpa berdesak-desakan. Peralatan camping dan bahan makanan kami taruh di teras depan.  Untuk alas kami gunakan 2 matras, yang di taruh berdampingan. Karena Consina Magnum 4 memiliki Flysheet kecil diatasnya, kami tidak menggunakan flysheet tambahan. Hujan yang lumayan awet semalaman tidak menembus tenda yang terdiri dari 2 lapis.

Camping-di-Gunung-Bunder

 

 

Air-terjun-Curug-CihurangTidak jauh dari tempat kami mendirikan tenda, sekitar 10 meter, terdapat Curug Cihurang. Oh ya, Curug adalah sebutan dalam bahasa sunda untuk Air Terjun. Air terjunnya sangat dingin, tidak terlalu jernih, dan tidak terlalu besar namun kiddos tetap suka main air disitu. Terdapat perosotan kecil yang bisa dipakai untuk terjun ke air.

Malam pertama banyak juga yang camping di dekat Curug Cihurang, namun keesokan harinya satu-persatu mulai merapikan tenda. Malam kedua hanya 2 keluarga yang tendanya masih berdiri. Kami lihat ada beberapa pedagang yang memang tinggal didalam tenda.

Hari kedua, sempat ada insiden. Kompor camping anti badai milik kami, rusak, tidak bisa di gunakan. Padahal sebelum berangkat kami tes masih ok, dan kompor tersebut belum pernah kami pakai sebelumnya.

Lalu aku turun ke bogor untuk beli kompor portable pengganti. Lumayan mahal klo beli di mall. Padahal klo aku liat-liat di toko online harganya bisa lebih murah, beda 20-30 persen. Sampai sekarang kompornya nganggur, ga tau mau benerin dimana.

Ada yang bisa kasih saran dimana atau bagaimana cara memperbaikinya?

kompor-portable
Kompor anti badai, yang rusak kenop putarannya.

Setelah merapihkan tenda kami melanjutkan perjalanan untuk berendam air panas di Ciparay.

Related Post

Camping di Bumi Perkemahan Mandalawangi, Cibodas Sudah beberapa bulan yang lalu, aku sounding ke anak-anak tentang rencana Camping. Akhirnya kami memanfaatkan liburan long weekend di bulan september ...
Biaya Camping Keluarga di Mandalawangi   Temanya masih sekitar camping keluarga di mandalawangi. Berikut aku coba tuliskan biaya yang kami keluarkan saat camping keluarga di Mandala...
Mengunjungi Perpustakaan Nasional yang Baru Sejak dibuka untuk umum, di bulan September 2017. Baru, di awal Desember 2017, kami berkesempatan untuk mengunjungi Perpustakaan Nasional yang baru. ...
Pemandian Air Panas Ciparay Setelah 2 malam nenda di samping Curug Cihurang, kami melanjutkan perjalanan untuk keliling Taman Wisata Gunung Halimun Salak. Ternyata tidak jauh dar...
Mobil di tabrak motor, di Puncak. Saat liat keluarga kumpul dirumah, koq ya jadi pengen ngajak mereka jalan. Ga mewah sih, asal  bisa hangout bareng mereka. Dan tempat yang dipilih pun...

11 thoughts on “Camping Di Gunung Bunder

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *