Identitas anak-anak Tuhan didalam Yesus Kristus

Tulisan ini disiapkan untuk diberikan pada anak-anak sekolah minggu GBC Jakarta. Betapa indahnya jika semenjak kecil, anak-anak kita sudah mengerti identitasnya didalam Yesus Kristus.

Jadi siapa yang ada dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang (2 Kor 5:17).

Dalam kehidupan sehari-sehari, Identitas menentukan kehidupan kita.
Contoh Identitas adalah ? (KTP/SIM/Passport/Akta Kelahiran/Akta Baptis)
Dengan kartu identitas kita bisa membuka rekening bank, daftar masuk sekolah, melamar pekerjaan, bikin kartu kredit, dll. Di dalam Kartu Identitas biasanya dijelaskan, siapa kita, alamat tempat kita tinggal, bagaimana dan kemana aja kita bisa jalan2.

Ada juga program perlindungan saksi dari pemerintah, kalo kita mau bekerja sama untuk mengungkap suatu kejelasan. Dalam program tersebut kita akan diberikan, Nama baru, latar belakang, alamat, bahkan pekerjaan yang semuanya baru, untuk melindungi kita dari para penjahat ynag mungkin ingin balas dendam kepada kita.

Nah, seperti program perlindungan saksi ini lah. Di hari kita menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat Pribadi, Tuhan memberikan Identitas baru untuk kita. Setiap anak-anak Tuhan memiliki Identitas Spiritual yang luar biasa, dan banyak fasilitas yang bisa kita dapatkan setelah kita menjadi anak-anak Tuhan.

Sejauh mana kita mengetahui identitas kita didalam Tuhan, akan sangat membantu dalam kehidupan keimanan kita. Dalam bulan ini kita kan mempelajari fakta-fakta yang dimiliki oleh orang2 percaya dengan mendapatkan Identitas baru yang radikal. Identitas yang tidak bisa dimiliki oleh orang-orang yang hidup sebelum kebangkitan Kristus. Tanpa mengetahui identitas spiritual kita, kita bisa diperbudak untuk berprilaku dan berpiran buruk.

Banyak orang kristen berpikir bahwa hak yang mereka punya hanyalah diampuni oleh dosa dan pergi kesurga setelah mati. Namun fasilitas yang kita dapatkan adalah lebih dari itu. Untuk itu, mari kita mulai pelajaran kita untuk mengetahui Identitas anak-anak Tuhan dalam Kristus dan fasilitas yang bisa kita dapatkan didalamnya.

Minggu Pertama

Dasar dari identitas kita

Bacaan : 1 Korintus 15:21-22
15:21 Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.
15:22 Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.

Dalam sudut pandang Tuhan ada 2 jenis manusia di dunia ini.
1. Keturunan Adam
2. Keturunan Kristus (Dalam Kristus/manusia yang percaya pada Kristus)

Keturunan AdamKeturunan Kristus
Sebagai Keturunan Adam, kita akan mewarisi  sifatnya yaitu berdosa,  konsekuensi dari perbuatannya yaitu dikutuk, dan takdirnya yaitu Kematian.Di dalam Kristus, artinya kita akan mewarisi sifatnya: benar, konsekuansi dari perbuatannya : dibenarkan, dan takdirnya : hidup kekal.

Bagaimana kamu mengenal dirimu akan berdampak pada cara kamu berpikir dan cara kamu menjalani hidup. Dunia tidak akan menyetujui identitas baru kita. Dalam sudut pandang dunia, kita terlihat sama seperti biasanya, dengan semua kebiasaan buruk, dan dosa kita. Tapi kita bisa mengetahui identitas kita yang sebenarnya, apa yang sudah Tuhan rubahkan dari dalam Roh kita dan akan termanifestasi keluar.

Dengan mengetahui identitas kita, bisa membebaskan kita dari jerat dan harapan palsu duniawi, melapaskan kita dari kesalahan masa lalu kita, dan sampah yang dilemparkan oleh orang-orang sekitar tentang kegagalan kita. Krisis terbesar bukan berasal dari luar kita, tapi Krisis identitas didalam diri anak-anak Tuhan. Saat kita tidak mengerti siapa kita, kita berusaha dengan kekuatan sendiri, dan akhirnya kelelahan. Semenjak anak-anak masih kecil kita dapat terus mengingatkan tentang identitas mereka yang sebenarnya agar mereka tidak termakan oleh tipu daya dunia.

Dibawah ini ada tabel, yang menjelaskan perbedaan antara apa yang dunia bilang tentang kamu (kebohongan) dan Fakta (kebenaran) tentang kamu berdasarkan Firman Tuhan.

 

 

 Apa kata Dunia Apa Kata Tuhan
Kamu adalah orang berdosa karena kamu terkadang  masih berbuat dosaKamu dikuduskan (dibenarkan oleh Allah),  yang masih bisa berbuat dosa
Kamu mendapatkan identitas kamu dari apa yang telah kamu lakukanKamu mendapatkan Identitas kamu dari apa yang sudah Tuhan lakukan untuk kamu (memberikan Anak-NYA yang tunggal untuk menyelamatkan kamu)
Identitas kamu dari apa yang orang bilang tentang kamuIdentitas kamu adalah apa yang Tuhan bilang tentang kamu.
Tingkah lakumu menjelaskan apa yang kamu percayai terhadap dirimuApa yang kamu ketahui tentang dirimu (identitas kamu yang sebenarnya)  mengarahkan tingkah lakumu

Saran lagu :
Dalam Yesus kita bersaudara, dalam Yesus kita bersaudara
Dalam Yesus kita bersaudara, sekarang dan selamanya, dalam Yesus kita bersaudara.
Dalam Yesus kita dibenarkan, dalam Yesus kita dibenarkan
Dalam Yesus kita dibenarkan, sekarang dan selamanya, dalam Yesus kita dibenarkan.
Dalam Yesus kita diampuni, dalam Yesus kita diampuni
Dalam Yesus kita diampuni, sekarang dan selamanya, dalam Yesus kita diampuni.

Aktivitas :
Craft disini dan disini, untuk mengingatkan kita bahwa hanya Yesus yang membuat kita tetap dalam jalur Tuhan.

Minggu Kedua

Tuhan merubah identitas orang percaya melalui Baptisan

Kata baptisan adalah transliterasi (pengalihan aksara) dari kata Yunani Baptizo, yang berarti membenamkan. Dalam bahasa Ibrani disebut sebagai mikveh-Pencelupan. Dapat dijelaskan sebagai berikut: pencelupan ke zat lain agar bisa tercampur.

Baptisan adalah cara seseorang menunjukan kepercayaannya bahwa dia dan Yesus sudah bersatu. Baptisan air adalah gambaran yang indah dari apa yang sudah Tuhan lakukan untuk kita. Saat kita benar-benar tenggelam didalam air, yang melambangkan penguburan bersama dengan Tuhan, kita dibaptis dalam kematianNYa dan tidak lagi menjadi budak atas diri kita sendiri maupun budak dosa.

Bacaan Roma 6:3-6

6:3 Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?
6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.
6:5 Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya.
6:6 Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.

Baptisan sendiri ada dua, yaitu baptisan air dan baptisan Roh Kudus. Baptisan air merupakan gambaran dari apa yang terjadi pada Roh Spiritual kita. Baptisan Roh jauh lebih penting dan memiliki efek yang lebih besar dalam kehidupan orang percaya. Nah Untuk minggu ini, kita akan membahas baptisan air terlebih dahulu ya.
Seperti yang sudah kita ketahui, Yesus sendiri pun dibaptis. Dia dibatis oleh Yohanes Pembaptis. Di dalam Matius 3:11, Alkitab menjelaskan bahwa, Baptisan air adalah tanda pertobatan. Sedangkan, kita tahu bahwa Yesus tidak berdosa (2 Kor 5:21), jadi untuk apa dia perlu dibaptis?

  1. Sebagai penggenapan kehendak Allah (Mat 3:15, Im 16:4, Gal 4:4-5)
  2. Yesus menempatkan diriNya setara dengan orang berdosa, sekalipun dia tidak berbuat dosa. Agar manusia berdosa bisa bertukar tempat (dengan Yesus) dan dibenarkan (oleh Yesus) (2 Kor 5:21).
  3. Yesus menunjukan persetujuan atas baptisan Yohanes, menjadi saksi, bahwa baptisan berasal dari surga dan disetujui oleh Tuhan.

Melalui baptisan, orang percaya sudah dipersatukan oleh Yesus Kristus. Kita menjadi satu dalam kematian-Nya (Rom 6:3; Gal 2:20), dalam Kebangkitan-Nya (Rom 6:4), dalam kenaikan-Nya (Efesus 2:5-6). Kata ‘menjadi satu’ dalam Rom 6:5 dalam bahasa Yunani nya secara harfiah berarti ‘untuk membuat tumbuh bersama, untuk melebur’. Oleh karena itu, menjadi bersatu bersama Kristus berarti kita menyatu bersama-sama dengan dia. Saat momen penyatuan itu, kita bukan lagi milik kita sendiri, tapi Yesus yang memberikan kehidupan yang sekarang tinggal dalam kita. Kita menjadi terhubung dengan Raja yang memiliki otoritas dan kekuasaan tertinggi.

Beloved:
Coloring tentang Yesus dibaptis bisa diambil disini, disini, atau disini.

Minggu ke Tiga

Baptisan Roh Kudus

Jika minggu kemarin kita sudah membahas tentang baptisan Air, yang adalah tanda pertobatan. Maka minggu ini kita akan berbicara tentang Baptisan Roh kudus. Dalam Matius 3:11 Yohanes berkata bahwa Yesus yang akan membaptiskan kita dengan Roh Kudus. Dan didalam Kisah para rasul dijelaskan bahwa, setelah Yesus disalibkan, Yesus menunjukan diriNYA berulang-ulang dihadapan murid-muridNYA dan berjanji bahwa mereka akan dibaptis dengan Roh Kudus (Kis 1:2-5).

Nah, saat murid-murid sedang berkumpul dan berdoa di loteng rumah, Roh kudus itu datang dalam rupa lidah api. Mari kita baca ceritanya dalam Kisah Para Rasul 2:1-4

2:1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
2:2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
2:3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

Penduduk sekitar yang melihat mereka menjadi keheranan. Koq bisa ya mereka berkata-kata dalam bahasa lain, padahal mereka cuma orang-orang biasa yang tidak mampu untuk bayar kursus bahasa asing.

Bahkan penduduk menyindir dan mengatakan bahwa murid2 sedang mabuk.
Apakah benar begitu? Apakah kamu akan berpikir seperti itu jika kamu ada disitu?
Kenyataannya Roh kudus lah yang memampukan mereka untuk berkata-kata dalam bahasa asing.

Lalu Petrus yang dipenuhi oleh Roh kudus bercerita tentang Yesus, kematiaanNYA dan kebangkitanNYA (Kis 2:14-40) dan hasilnya 3000 orang percaya sama Yesus dan dibaptis (Kis 2:41)

Apakah kita juga bisa mendapatkan Baptisan Roh kudus? Pastinya.
Yesus sendiri yang berjanji akan memberikan Roh Kudus untuk kita (Yoh 14:16).

Kenapa baptisan oleh Roh kudus diperlukan :
1. Agar kita mempunyai kuasa untuk menjadi saksi Tuhan (Kis 1:8)
2. Agar kita selalu diingatkan akan apa yang sudah Yesus katakan (Yoh 14:26)

Aktifitas :

Silahkan bikin kincir angin disini, karena seperti angin Roh kudus itu tidak terlihat namun bisa dirasakan.

Minggu Keempat

Keuntungan dari Penyatuan dengan Kristus

Salah satu pertanyaan mendasar dari umat manusia adalah mengenai Identitas, Pertanyaan ‘ Siapakah Aku?’ seringkali tidak mudah untuk menjawabnya. Bahkan orang dewasa pun sering tidak bisa menjawabnya.

Pada saat kita percaya, manusia lama kita yang lahir dalam Adam, Mati. Pribadi baru dengan tubuh yang sama, tapi dengan Roh yang baru memulai hidup sebagai orang baru dengan sifat yang baru dan warisan yang baru. Dengan identitas yang baru ini, kita tidak akan pernah bisa kembali menjadi tidak dalam Kristus, artinya kita akan selalu dalam Kristus.

Dalam identitas yang baru ini, kita memiliki karakter/fasilitas/keuntungan yang kesemuanya kita dapatkan secara bersama-sama. Saat kita menerima Yesus, semua keuntungan/fasilitas itu menjadi milik kita, karena kita tinggal didalam Kristus. Semua fasilitas itu diberikan oleh Tuhan, tanpa syarat.

Renungkan ayat berikut yang menjelaskan tentang Identitas kamu yang sebenarnya dalam Kristus.
Dibenarkan (Roma 3: 23-24)
Diperdamaikan dengan Allah (Roma 5: 1; Roma 5:10)
Diselamatkan dari murka Allah (Roma 5: 9)
Ditebus (Efesus 1: 7)
Dibebaskan dari hukuman (penghakiman) (Roma 8: 1)
Diangkat anak oleh Allah (Roma 8: 14-15)
Dibaptis jadi satu tubuh dengan saudara seiman yang lain (1 Korintus 12:13)
Dipilih oleh Allah (Efesus 1: 4)
Diselamatkan oleh Kasih Karunia (Efesus 2: 8-9)
Dipindahkan dari kegelapan ke dalam terang (Efesus 5: 8)
Diampuni (Kolose 2: 13-14)
Disucikan, dikuduskan (1 Korintus 6:11)
Diijadikan tak bercacat, tak bercela (Kolose 1:22)
Dimeteraikan di dalam Kristus (Efesus 1: 13-14)
Diberi kebenaran Kristus (2 Korintus 5:21)
Dibuat sempurna selamanya (Ibrani 10:14)
Dipindahkan dari maut ke dalam hidup (Yohanes 5:24)
Dilahirkan kembali (1 Petrus 1: 3)
Dibuat ciptaan baru (2 Korintus 5:17)
Dijadikan anak Allah (Yohanes 1:12)
Dijadikan ahli waris Allah (Roma 8:17)
Dijadikan warga surga (Filipi 3: 20-21)
Dijadikan Imam yang kudus, bangsa yang terpilih, umat kepunyaan Allah (1 Petrus 2: 5,9)
Diberikan akses langsung kepada Allah (Ibrani 10: 19-23)
Diberikan segala berkat rohani (Efesus 1: 3)
Tinggal selalu dalam Kasih Tuhan (Roma 8: 38-39)

Saran :
Diberikan penjelasan tentang transformasi/perubahan dari manusia lama menjadi manusia baru.
atau diberikan contoh kehidupan kupu-kupu dan perubahannya, dari Ulat menjadi kepompong sampai akhirnya menjadi kupu2 yang indah.

Craft:
Untuk beloved bisa membuat Topeng dari kupu, disini atau disini.

Untuk Mighty bisa bikin Kartu nama
Name tag bentuk sheep, disini. Bentuk merpati, disini. Atau Kartu nama biasa, disini.

Saya … (tulis nama) hidup dalam Kristus
Tulislah paling tidak 7 kebenaran tentang diri kamu

Taruh kartu nama tersebut ditempat yang mudah kamu cari. Jadi, saat dunia menghakimi kamu, kamu tidak akan tertipu, karena kamu sudah tau siapa kamu yang sebenarnya.

 

Related Post

Menjawab Pertanyaan Sulit Anak-Anak di dalam Alkit... Tulisan kali ini, Menjawab Pertanyaan Sulit anak-anak di dalam Alkitab, saya persiapkan untuk disampaikan pada Anak-anak Mighty di GBC Jakarta, pada h...
Terjemahan Bebas: Kamu Istimewa, Karya Max Lucado Wemmick adalah orang-orangan kecil dari kayu. Setiap orang-orang kecil ini di buat oleh tukang kayu yang bernama Eli. Tempat kerjanya terletak diatas ...
Perlukah ada Bapak dalam hidup ?! Tulisan ini dibuat oleh seorang anak yang masa kecilnya dilewati tanpa bapak dalam hidup nya. Kehilangan rasa aman yang seharusnya disediakan oleh ...
Buang Kekhawatiran dengan Meditasi Mazmur 23 : Tuh... Untuk bisa memahami  TUHAN ADALAH GEMBALAKU, pertama kita harus mengerti apakah gembala itu. Siapa yang mengucapkan. Untuk siapa ayat ini di tulis. Ka...
Menjadi Guru Sekolah Minggu Awalnya sekolah minggu didirikan untuk mendidik anak-anak kurang mampu yang tidak bisa mendapatkan pendidikan secara layak. Pada abad ke 19, anak-anak...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.