Kursus Masak untuk Anak di STP Sahid Roxy

Memasak adalah salah satu life skill yang harus dimiliki oleh anak-anak. Saat mama yang tidak jago memasak ini, mempunyai anak yang tertarik untuk mendalami masak-masakan. Maka solusinya adalah mencari kursus masak untuk anak.

Sudah 5 bulan berlalu, sejak Kezia keluar dari kelas 5 SD. Yang dia kerjakan sejak saat itu adalah begadang sampai pagi untuk main game dan nonton youtube. Sampai-sampai papa sempat complain, karena melihat kegiatan sang anak yang ‘kelihatannya’ tidak berguna. Emaknya sih santai aja (agak was-was dikit sih, tapi ga keliatan dari luar 😀 ). Memang dari awal aku memberikan kebebasan dan kesempatan untuk Kezia, agar semangat belajarnya pulih kembali.

Beberapa bulan kemudian, aku membuka percakapan dengannya.

Mama  : Ada yang ingin kamu pelajari ?
Kakak  : Aku mau belajar memasak, menjahit, bahasa jepang.
Mama  : Kalo menggambar gimana ? (pertanyaan ini sengaja aku ajukan, karena aku tau hasil gambarnya bagus)
Kakak  : Kalo menggambar aku cuma iseng doang, ma.
Mama  : Ok (disini mama pura-pura cool, sambil terus iklan-in biar kakak tertarik untuk mendalami Manga)

Setelah percakapan itu, aku lalu mulai mencari beberapa referensi untuk kursus memasak, karena memang aku tidak bisa memasak. Bak gayung bersambut, bulan juni 2017 ada teman yang posting di FB bahwa STP Sahid Roxy bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Profesi Perhotelan NUSANTARA (P4 Nusantara) mengadakan pelatihan memasak untuk anak.

Dengan persetujuan dari Kezia, aku lalu mendaftarkan Kakak untuk ikut pelatihan masak tersebut.

Kelas memasak ini di peruntukan bagi anak-anak yang berusia 8-13 tahun, sebenarnya konsep pembelajaran nya didesain untuk profesional dewasa namun dapat diaplikasikan pada anak-anak. Kegiatan ini di bagi menjadi 3 level (basic, intermediate, advance). Jumlah jam pelatihan: 40 jam (@4 jam x 10 pertemuan).

Belajar-masak

  1. LEVEL BASIC. Anak-anak belajar mengenal peralatan yang ada di dapur, belajar teknik potong, bagaimana menggunakan pisau yang benar, dan membuat olahan makanan, baik secara teori maupun praktek.
  2. LEVEL INTERMEDIATE. Level ini akan memahami lebih lanjut tentang pengolahan dari aneka menu dengan bahan dasar yang berbeda (seafood/fish/poultry/lamb/beef/etc). Selain itu akan ada market survey (dimana peserta akan diajak untuk berbelanja mengenal bahan-bahan yang digunakan dan memasak bahan yang telah dibeli).
  3. LEVEL ADVANCE. Peserta yang berada sampai level advance adalah peserta yang telah melewati tahap observasi dan memiliki minat khusus pada bidang kuliner. Di level ini mereka akan lebih mengenal beragam cara pengolahan makanan termasuk mengenal masakan fusion. Dengan kreativitas nya anak-anak akan belajar untuk menyusun sebuah menu. Serta diberikan pemahaman dasar untuk pengolahan pastry & bakery sehingga melengkapi pengetahuan mereka.

Di akhir pelatihan anak-anak akan di tes kemampuannya dan diberikan sertifikat hasil pelatihan.

Di Kelas memasak Level basic ini, Minggu pertama anak-anak diajarkan seluk beluk dapur dan peralatannya. Lalu tiap minggu nya anak-anak diajarkan teori dan resep yang lalu dilanjutkan dengan praktek memasak. Dan hasil masakan boleh langsung dimakan ditempat atau dibawa pulang.

Breakfast-Menu

Setelah minggu pertama dilalui dengan full teori, yang sempat bikin anak-anak boring. Minggu kedua, anak-anak di ajarkan cara pengolahan menu untuk sarapan. Praktek langsung di ruangan dapur STP Sahid, anak-anak excited sekali.

Masak-menu-sarapan

Menu sarapan yang diajarkan adalah berbagai macam cara pengolahan telur sebagai sumber protein, karbohidrat diambil roti yang diolah menjadi French Toast , dan buah-buahan sebagai sumber vitamin.

Chef yang mengajarkan juga mengharuskan anak-anak untuk membuat portofolio masakan yang sudah pernah dibuat anak-anak, yang isinya adalah bahan yang digunakan, proses masak, cara penyajian masakan, dan foto hasil masakan. Dan hasilnya, sepanjang minggu kemarin, mama dibuatkan sarapan ala eropa ini, hasil praktek kakak dirumah.

 

 

 

Related Post

Baca : 9 Alasan Absurd !! Jangan Pilih Homeschooli... Apakah kamu sedang memikirkan untuk memulai Homeschooling? Jika iya, kamu berada di tempat yang tepat. Karena, bukan cuma keunggulan, homeschool...
Kamu bisa belajar apa saja, di mana saja Beberapa hari yang lalu, aku dan anak pertama ku bercakap-cakap, mengenai kemajuannya dalam belajar biola. Dari yang tidak bisa membaca not balok, ...
Review Gitar Klasik Valencia untuk Anak 6 Tahun Saya sudah pernah menuliskan keuntungan memainkan alat musik untuk anak, dari pada sekedar mendengarkan musik. Setelah mengetahui hal ini, saya...
Mengunjungi Perpustakaan Nasional yang Baru Sejak dibuka untuk umum, di bulan September 2017. Baru, di awal Desember 2017, kami berkesempatan untuk mengunjungi Perpustakaan Nasional yang baru. ...
Perlukah ada Bapak dalam hidup ?! Tulisan ini dibuat oleh seorang anak yang masa kecilnya dilewati tanpa bapak dalam hidup nya. Kehilangan rasa aman yang seharusnya disediakan oleh ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *