Menjawab Pertanyaan Sulit Anak-Anak di dalam Alkitab

Tulisan kali ini, Menjawab Pertanyaan Sulit anak-anak di dalam Alkitab, saya persiapkan untuk disampaikan pada Anak-anak Mighty di GBC Jakarta, pada hari Minggu, 9 Juli 2017. Anak-anak Mighty di tempat kami ibadah, berusia dari 8-13 tahun. Tidak ada agenda khusus, tidak ada ayat hafalan, tidak ada craft. Saya hanya ingin menggali seberapa antusias anak-anak dalam menggali Alkitab, dan seberapa dalam mereka mengerti apa yang diajarkan oleh kami, Kakak-kakak Sekolah Minggu.

Minggu pagi itu, kami buka dengan doa dan saya langsung membuka diskusi. Saya sampaikan langsung bahwa hari ini, saya tidak akan membacakan cerita, atau meminta anak-anak menghafalkan satu ayat tertentu, namun anak-anak dipersilahkan untuk menanyakan hal-hal yang tidak masuk akal, atau sulit dimengerti oleh mereka yang pernah dibaca didalam alkitab.

Apa saja yang ditanyakan oleh anak-anak ? Disini saya akan menuliskan satu persatu, dengan jawaban yang saya dapatkan dari Alkitab.

1. Apakah surga dan neraka benar-benar ada ? Atau hanya cerita untuk menakuti anak-anak?

Alkitab mengatakan bahwa surga dan neraka itu benar-benar ada, Rasul Yohanes menjelasakannya dalam Kitab Wahyu 21:1-2. Dalam pelayanan di bumi, saat orang-orang Saduki mengajukan pertanyaan nyeleneh tentang surga, jawaban Yesus menjelaskan bahwa surga itu ada, Matius 22:29-30. Dua orang malaikat yang dijelaskan dalam Kisah Para Rasul 1:9-11 juga mejelaskan bahwa Surga itu ada. Daud dalam kitab Amsal juga menjelasakan surga sebagai Tahta Tuhan, Mazmur 103:19

Dalam kitab Wahyu yang penuh dengan metafora, menjelasakan tentang keberadaan neraka, baca Wahyu 20:14-15. Matius 25:41 juga menyinggung tentang neraka.

Jadi kesimpulannya, surga dan neraka bukan hanya cerita pengantar tidur untuk anak-anak, namun memang benar ada. Kenapa Tuhan menciptakan neraka ?

2. Kenapa neraka harus diciptakan ?

Diskusi lalu berlanjut pada, jika Tuhan benar-benar baik, kenapa Tuhan harus menciptakan neraka. Matius 25:41, menjelaskan bahwa, neraka diciptakan untuk iblis dan malaikat-malaikatnya yang memberontak pada Tuhan, namun manusia yang tidak mempunyai pembayaran atas dosa mereka juga akan pergi ke situ.

Mari kita lihat apa yang Tuhan Yesus katakan tentang hal ini dalam pelayananya di bumi. Matius 10:28, menuliskan bahwa Tuhan mengijinkan mereka yang menolak hubungan dengan Dia (melalui Yesus) untuk dibinasakan dineraka. Sifat utama Tuhan adalah Kudus, dan kekudusannya membutuhkan pembayaran atas dosa. Untuk mereka yang percaya pada Yesus yang dengan kematiannya sudah menebus dosa mereka tidak perlu lagi takut untuk masuk neraka, Kisah Para Rasul 4:12.

3. Apakah anak-anak/orang baik yang mati menjadi malaikat?

Tidak. Loh, kan tadi Matius 22:30 bilang begitu. Coba di baca lagi, disitu dituliskan ‘menjadi seperti malaikat’, bukan menjadi malaikat. Alkitab mengatakan bahwa di surga kita akan lebih tinggi dari pada para malaikat, alasannya karena kita akan menjadi seperti Kristus (Roma 8:29 ; Ibrani 1:1-4). Alkitab berkata, “Tidak tahukah kamu, bahwa kita akan menghakimi malaikat-malaikat?” (1 Korintus 6: 3). Meskipun ayat ini mengacu pada malaikat pemberontak yang memilih untuk mengikuti Setan, ini tetap menyiratkan bahwa status kita setelah kematian akan berada di atas malaikat.

5. Untuk Apa malaikat diciptakan ?

Sekarang mari kita cari tahu apa sih malaikat itu? Untuk apa Tuhan menciptakan malaikat ? Penjelasan sederhana mengenai malaikat adalah  makhluk spiritual yang diciptakan oleh Tuhan (Kolose 1:15-17) untuk melayani Dia dan orang-orang percaya (Ibrani 1:13-14), malaikat diciptakan sedikit lebih tinggi dari manusia (Mzm 8:5). Beberapa malaikat yang baik, tetap taat kepada-Nya dan melaksanakan kehendak-Nya. Sementara malaikat yang jatuh, tidak taat, jatuh dari posisi suci mereka, dan sekarang aktif menentang/melawan terhadap pekerjaan dan rencana Allah.

6. Apakah manusia yang jahat berubah menjadi hantu saat mati?

Sama seperti manusia tidak akan menjadi malaikat, manusia juga tidak bisa menjadi setan. Saat manusia mati, tubuhnya akan hancur di tanah begitu juga keinginannya, Mazmur 146:4.

Lalu ada yang tanya lagi, kalo ada yang bilang bahwa ‘orang mati yang masih memiliki urusan yang belum selesai dibumi mereka akan menjadi hantu untuk menyelesaikannya’, menurut kakak gimana? Mari kita baca kitab Pengkotbah 9:5-6 disitu dituliskan, orang yang hidup tau mereka akan mati, tapi orang mati tidak tahu apa-apa, orang yang sudah mati tidak punya bagian dalam segala sesuatu yang terjadi di bumi, tidak ada upah, tidak ada kenangan, tidak ada rasa cinta, kebencian, kecemburuan.

Jadi tidak mungkin, orang yang sudah mati akan melayang-layang menjadi hantu  untuk menyelesaikan urusannya, atau pun menemui orang-orang yang hidup.

7. Bolehkah meminta petunjuk pada orang yang sudah mati?

Kak, kalo ada orang yang suka meminta petunjuk sama orang yang sudah mati, itu gimana? Yesaya 8:19 pernah membahas juga tentang hal ini, memang ada yang seperti itu,  disitu dijelaskan bahwa meminta petunjuk itu pada Tuhan, bukan sama orang mati.

Tanya lagi kak, untuk orang-orang yang ‘katanya’ bisa bicara sama roh orang yang sudah meninggal itu gimana? Imamat 19:31 menjelaskan tentang hal ini, jelas tertulis bahwa, jangan mencari peramal atau tukang sihir untuk meminta nasihat. Mereka hanya akan membuatmu najis. 1 Yohanes 4:1 juga meminta kita untuk tidak begitu saja mempercayai setiap roh.

8. Apakah setan benar ada?

Jadi, setan itu ga ada dong kak ? Wahyu 12:9 berkata bahwa setan itu ada didunia ini dan pekerjaannya adalah menyesatkan dunia.

Kalo aku takut sama setan gimana kak? Kita tidak perlu takut pada setan dan atau setan yang menyerupai orang-orang yang sudah meninggal (ataupun orang yang masih hidup). Jika kita menyerahkan hati kita pada Yesus dan menjauhi semua aktivitas setan seperti, bermain jelangkung, papan ouija, dan permainan sejenis itu. Dalam 1 Yohanes 4:4 dijelaskan bahwa kamu itu berasal dari Allah, dan Roh yang ada didalam kamu lebih besar dari roh yang ada didunia ini. Karena itu tunduklah pada Allah dan lawanlah si Iblis, dan dia akan lari dari pada mu, Yakobus 4:8.

9. Apakah hewan kesayangan aku yang mati, akan masuk surga ?

Alkitab tidak menjelasakan secara gamblang tentang hal ini. Tidak menolak juga tidak mengiyakan. Memang, semua ciptaan Tuhan di ciptakan untuk memuliakan nama Tuhan, namun hanya manusialah yang diciptakan segambar dengan Allah, Dan rencana penyelamatan hanya di peruntukan untuk manusia (Matius 1:21), kita diselamatkan karena kita percaya pada Yesus (Yohanes 3:16). Karena binatang tidak bisa membedakan baik dan buruk , ataupun membuat keputusan moral seperti manusia, jadi rencana penyelamatan ini tidak termasuk untuk hewan. Karena itulah menurut aku, jawabannya tidak. Memang di dalam alkitab ada tertulis, bahwa ada binatang di surga Yesaya 11:6-11, Yesaya 65:25. Tetap saja tidak memberikan penjelasan bahwa hewan kesayangan kita akan ada disurga.

 

Related Post

Identitas anak-anak Tuhan didalam Yesus Kristus Tulisan ini disiapkan untuk diberikan pada anak-anak sekolah minggu GBC Jakarta. Betapa indahnya jika semenjak kecil, anak-anak kita sudah mengerti id...
Terjemahan Bebas: Kamu Istimewa, Karya Max Lucado Wemmick adalah orang-orangan kecil dari kayu. Setiap orang-orang kecil ini di buat oleh tukang kayu yang bernama Eli. Tempat kerjanya terletak diatas ...
Buang Kekhawatiran dengan Meditasi Mazmur 23 : Tuh... Untuk bisa memahami  TUHAN ADALAH GEMBALAKU, pertama kita harus mengerti apakah gembala itu. Siapa yang mengucapkan. Untuk siapa ayat ini di tulis. Ka...
Menjadi Guru Sekolah Minggu Awalnya sekolah minggu didirikan untuk mendidik anak-anak kurang mampu yang tidak bisa mendapatkan pendidikan secara layak. Pada abad ke 19, anak-anak...
Kegiatan Anak Sebelum Tidur | FREE Cara Membuat &#... Banyaknya kegiatan anak sebelum tidur, seringkali menguras kesabaran kita, ya Mak. Kita sudah capek dan siap untuk istirahat. Tapiiii, balita kita ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.