film-justice-league

7 Pelajaran Kehidupan dari Justice League

Hari Minggu pertama di bulan Desember, saya dan anak pertama, kencan berdua. Kami nonton film Justice League dari DC di bioskop Sunter. Berikut 7 Pelajaran kehidupan dari Justice League, yang bisa saya tuliskan disini.

Emang film duniawi bisa ya kasih pelajaran kehidupan? Tentu saja bisa.

Saat kita mau belajar memperhatikan sekeliling kita. Bahkan semut pun bisa memberikan pelajaran kehidupan untuk kita.

7 Pelajaran Kehidupan dari Justice League

1. Menyelamatkan bumi dari kehancuran perlu kerja sama.

poster-film-justice-league

Orang-orang yang memiliki kekuatan (istimewa) sering kali terbiasa bekerja sendiri, jadi saat harus bekerja di dalam team work, mereka perlu berusaha keras untuk bisa bekerja sama.

Aquamen yang adalah Putra mahkota Atlantis, tidak sungkan untuk menolong para pelaut. Namun saat diminta bergabung dengan Batman. Dia menolak.

Setelah dia sadar bahwa kehancuran bumi termasuk juga kehancuran kaum nya. Secara sukarela dia mau datang dan membantu.

Wonder Women yang awalnya menolak pun. Berubah pikiran setelah mendapatkan tanda ‘sos’ dari kaumnya.

Cyborg mau bergabung, saat dia tau, ayahnya diculik oleh Steppenwolf.

2. Orang-orang yang memiliki kekuatan sering kali adalah penyendiri.

Ada scene dimana Aquamen membuat pengakuan, tentang kesepiannya. Saat dia secara tidak sengaja menginjak tali laso wonder women.

Wonder women yang lebih suka menyendiri, setelah ditanggal mati oleh kekasihnya.

The flash yang asik berdiam dikamar, didepan layar komputer nya yang bejibun.

Cyborg yang tidak bisa bergaul dengan manusia biasa, karena takut dianggap aneh, dengan tampilan fisik nya.

Batman yang lebih suka bersama Alfred, orang yang sudah mengurus dia, semenjak kecil.
Setelah mereka dipertemukan oleh Batman, orang-orang special ini bisa berkumpul dan bekerja sama. Tidak lagi menyendiri.

Dulu, saya pikir saya ini aneh, karena saya sulit ‘get along’ dengan teman. Segala ide, filsafat, kehidupan, berkecamuk di otak. Namun sulit untuk dibagikan pada orang lain.

Tidak mudah bagi saya untuk menemukan teman (orang yang mengerti apa yang ada dipikiran saya yang aneh ini).

Disatu sisi semangat sekali untuk mencari tau arti kehidupan ini. Disisi lain fragile and weak when hit by a storm. Suicidal was part of my childhood.

Sampai saya mengenal diri saya dan mengerti tidak ada yang salah dengan cara berpikir saya.

Dan setelah saya berkomunikasi dengan anak pertama saya. Saya tau dia sedang melewati masa-masa yang dulu pernah saya lewati.

Maka dari itu, saya ambil keputusan untuk menceritakan kehidupan masa kecil. Kesalahan yang pernah saya buat, cara berpikir yang tidak umum, sampai dia mengerti tidak ada yang salah dengan dirinya.

Dia cuma perlu orang yang bisa mengerti dia, untuk bisa dijadikan teman bicara.

Karena setiap manusia, butuh manusia lain untuk saling menguatkan.

Setiap manusia, memerlukan manusia lain untuk saling menguatkan. Bahkan introvert menginginkannya juga.Click To Tweet

Namun tetap, kami lebih menikmati saat-saat kesendirian kami. Di situlah, kami mendapatkan kekuatan baru.

3. Gunakan alat yang paling diinginkan musuh. Kotak MANUSIA.

poster-justice-league-2
Gambar diambil dari Guiding Tech

Saat musuh masih mencari kotak ibu terakhir, untuk disatukan, yaitu kotak manusia.

Team Jawara kita sadar, ada yang istimewa dari kotak itu, dan bisa digunakan untuk menambah kekuatan mereka.

Bangkitkan Superman dengan kotak manusia!

Untuk kamu yang ingin tau ceritanya, kenapa Superman bisa mati, tonton aja ‘Batman VS Superman’.

Dalam melawan penghulu dunia ini, banyak orang masih belum sadar bahwa, manusia sudah memiliki kekuatan didalam dirinya.

Ada perbedaan yang signifikan, saat kita berperang dengan kesadaran bahwa kita sudah menang. Dan saat kita berperang untuk menjadi menang.

Manusia adalah aset yang paling berharga untuk dunia ini. Saat manusia sudah mengerti keistimewaan dan keunikan manusia lainnya.

Tidak akan ada lagi gontok-gontok an, untuk memaksakan ideologinya harus diterima oleh manusia lain.

And the world will live in peace and harmony.

4. Butuh waktu untuk menyembuhkan luka dalam jiwa dan bangkit dari kesedihan.

Poster-justice-league-masa-lalu

Wonder women butuh 1 abad untuk bisa membuka diri dengan dunia. Setelah kematian kekasih hatinya.

Bruce wayne yang harus menanggung beban berat dari rasa bersalah karena sudah membunuh Superman.

Aquamen yang benci pada orang tuanya karena berpikir bahwa ibunya sudah membuang dia. Padahal menurut orang yang mengenal ibunya, dia lakukan itu, karena untuk menyelamatkan nyawa anak nya.

Barry Allen yang tidak puas pada pemerintah karena harus kehilangan ibunya dan ayah nya sekaligus. Pengadilan memutuskan bahwa ayahnya harus dipenjara karena telah membunuh ibunya. Padahal Barry kecil tau, bahwa ayahnya tidak bersalah.

Cyborg yang menyalahkan ayahnya, atas tubuh baru nya yang aneh (menurut dia). Kenapa ayah nya tidak membiarkan saja dia mati. Tentu saja dia bisa berbicara seperti itu, karena dia belum pernah menjadi orang tua.

Untuk menyembuhkan luka dan bisa bangkit dari kesedihan diperlukan proses yang panjang. Dimulai dari pengenalan akan diri sendiri dan dilanjutkan dengan berdamai dengan diri.

Itulah sebabnya saya selalu mengingatkan, betapa pentingnya pengenalan akan identitas kita.

5. Jangan sombong dengan kekuatan/keistimewaan yang kita miliki.

Setelah Batman menerobos, base camp nya Barry Allen. The Flash yang masih muda langsung curhat sama Batman, tentang betapa lambatnya manusia lain.

Batman yang sudah bisa mencium kesombongan disitu. Cuma tersenyum sambil berkomentar “Saya harap, saya bisa mengimbangi”.

Betapa kagetnya Barry saat Superman terbang disamping dia, dalam misi penyelamatan di Russia.

6. Boys will be boys

Barry Allen yang masih tidak bisa menerima bahwa Superman bisa secepat dia dan lebih kuat dari dia.

Menantang Superman untuk Balapan.
Dipenutupan film, mereka mengadakan lomba, siapa yang paling cepat sampai di samudera pasifik.

Tanpa persiapan, tidak tau arah dan letak samudera pasifik, dengan percaya diri Barry muda melawan Superman.

That’s why i call him Boy 😀

7. Uang adalah kekuatan

Saat Batman pertama kali merekrut The Flash.

Dengan polosnya Barry bertanya, ‘Lalu apa kekuatan mu?’.
‘Kaya’, jawab Bruce Wayne.

Tidak dipungkiri bahwa uang, adalah kekuatan.

Tanpa uang negara-negara kecil itu tidak akan bisa membeli senjata untuk melawan negara adidaya.

Itulah 7 Pelajaran kehidupan dari Justice League, yang bisa saya tuliskan. Jika kamu merasa tulisan ini berguna untuk kamu.

Silahkan di bagikan agar menjadi berkat bagi orang lain juga.

Terima Kasih.

 

Picture taken from Guiding Tech

Related Post

Mengunjungi Perpustakaan Nasional yang Baru Sejak dibuka untuk umum, di bulan September 2017. Baru, di awal Desember 2017, kami berkesempatan untuk mengunjungi Perpustakaan Nasional yang baru. ...
Review Film Burnt 2015 Bradley Cooper Review Film Burnt, Release Tahun 2015 Bradley Cooper berperan sebagai Chef Adam Jones. Pria yang pernah berada di puncak tertinggi chef yang lalu keh...
Kampung Strawberry di Bandung Selatan Bandung selatan yang dingin dan lebih tenang dibanding Bandung Utara (baca Lembang), menjadi tujuan liburan kami kali ini. Setelah memilih-milih beber...
Nonton Divergent; Allegiant   Jadi, maret kemarin aku ngerayain ultah dengan kencan sama mantan pacar, nonton  Divergent: Allegiant. Karena emang aku ngikutin dari yang...
Review Gitar Klasik Valencia untuk Anak 6 Tahun Saya sudah pernah menuliskan keuntungan memainkan alat musik untuk anak, dari pada sekedar mendengarkan musik. Setelah mengetahui hal ini, saya...

2 thoughts on “7 Pelajaran Kehidupan dari Justice League

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *